Sabtu, Agustus 17, 2013

Sang Tathagata Hanya Sebagai Penunjuk Jalan

SANG TATHAGATA HANYA SEBAGAI PENUNJUK JALAN


Tempat : di Savatthi ,Vihara Timur istana Ibu Migara.
Topik    : Apakah setiap orang dapat mencapai Nibbana atau tidak?
-------------------------------------------------------------------------------------------

Ganaka Mogallana dari kasta brahmana berkata kepada Sang Buddha:

" Tetapi setelah semua siswa diberi nasihat dan petunjuk oleh-Mu, apakah mereka dapat mencapai tujuan tertinggi, Nibbana, atau tidak mencapai Nibbana?"

"Setelah mereka diberi nasihat dan petunjuk oleh-Ku, sebagian dari para pengikut-Ku mencapai tujuan tertinggi, Nibbana, dan sebagian tidak mencapainya."

"Guru Gotama, karena ada Nibbana dan ada jalan yang menuju ke Nibbana, dan Guru Gotama sebagai penunjuk jalan, apakah sebabnya, apakah alasannya, setelah para siswa diberi nasehat dan petunjuk oleh-Mu, sebagian mencapai tujuan tertinggi, Nibbana dan sebagian tidak mencapainya?"

"Sekarang mengenai hal itu, brahmana, Aku akan mengajukan sebuah pertanyaan sebaliknya ; jawablah seperti yang kamu kehendaki. Bagaimana kamu memahami hal ini, Apakah engkau mengetahui jalan menuju ke Rajagaha?"

"Ya Guru Gotama, saya mengetahui jalan yang menuju ke Rajagaha."

"Bagaimana engkau memahami hal ini, brahmana: Seandainya seseorang datang dan dia ingin pergi ke Rajagaha, kemudian dia mendekatimu dan berkata: 'Yang Mulia, saya ingin pergi ke Rajagaha; tunjukkan saya jalan ke Rajagaha.' Lalu engkau berkata kepadanya: 'Jalan ini menuju ke Rajagaha; Ikuti jalan ini sampai kamu menjumpai sebuah desa, lalu berjalanlah terus sampai kamu menjumpai sebuah kota, ikuti jalan itu dan kamu akan sampai di Rajagaha dengan taman-tamannya yang indah , hutan-hutan yang indah, lapangan-lapangan yang indah dan kolam-kolamnya yang indah'. Namun, walau jalan itu telah ditunjukkan dan diarahkan olehmu , tapi orang tadi mengambil jalan lain yang menuju ke Barat. Dan, oleh karenanya dia tidak sampai ke Rajagaha.

Lalu , andaikan ada seorang lagi datang padamu dan berkata: 'Yang Mulia, saya ingin pergi ke Rajagaha, tunjukkan saya jalan ke Rajagaha.' Lalu engkau berkata kepadanya: 'Jalan ini menuju ke Rajagaha; Ikuti jalan ini sampai kamu menjumpai sebuah desa, lalu berjalanlah terus sampai kamu menjumpai sebuah kota, ikuti jalan itu dan kamu akan sampai di Rajagaha dengan taman-tamannya yang indah, hutan-hutan yang indah, lapangan-lapangan yang indah dan kolam-kolamnya yang indah'. Lalu setelah dia ditunjukkan dan diarahkan olehmu, ia sampai ke Rajagaha dengan selamat.

Sekarang brahmana, karena ada Rajagaha dan ada jalan menuju ke Rajagaha, dan juga ada engkau sebagai penunjuk jalan, mengapa orang yang pertama mengambil  jalan yang salah dan pergi ke Barat sedangkan orang yang satunya lagi sampai dengan selamat ke Rajagaha?"

"Apa yang harus saya lakukan dengan itu, Guru Gotama? Saya adalah seorang yang menunjukkan jalan."

"Demikian juga brahmana, dalam hal ini, ada Nibbana dan ada jalan yang menuju ke Nibbana dan ada Aku sebagai penunjuk jalan menuju Nibbana, Tapi hanya sebagian Siswa yang diajar dan diarahkan oleh-Ku yang mencapai Nibbana, sebagian lainnya tidak. Apa yang dapat Aku perbuat dalam hal ini? Sang Tathagata hanya sebagai penunjuk Jalan”.

( Cuplikan Sutta dari : Majjhima Nikaya. 107)

-oOo-





Tidak ada komentar:

Posting Komentar