Senin, September 24, 2012

Tidak Jauh Dari Buddha


TIDAK JAUH DARI BUDDHA

(Kisah Inspiratif)

by: NN

 

 

Dua orang bersaudara memilih hidup sebagai seorang samana (petapa). Mulailah mereka mengembara dan menghidupi diri dengan meminta-minta. Suatu hari mereka tiba pada sebuah keluarga yang memiliki sembilan anak. Ibu keluarga tampak begitu sedih dan meminta betas kasih. Suaminya baru saja meninggal.

Melihat situasi demikian, samana bungsu berkata kepada kakaknya, “Silahkan meneruskan peziarahan, Sementara saya memutuskan untuk tinggal di sini.”

Keputusan ini mengejutkan si sulung. Sambil menggerutu dia meninggalkan adiknya sendirian di rumah janda itu.

Tidak mudah bagi janda itu menghidupi sembilan anak. Maka, keputusan samana bungsu sangatlah bijaksana. Setelah sedikit kenal dengan tamu ini, janda itu meminta supaya dia menikahinya. Namun, samana itu berkata, “Bukankah suami ibu baru saja meninggal dunia? Tidak baik bagi kita untuk menikah begitu cepat. Anda harus berkabung tiga tahun dulu, baru kita bahas perkawinan.”

Tiga tahun telah lewat, janda itu kembali menanyainya, Namun jawabnya, “Jika saya menikahi Anda sekarang, saya kurang menghormati suami Anda. Biarlah saya berkabung untuknya selama tiga tahun, sebelum kita menikah.”

Setelah tiga tahun, janda itu menanyakan kesanggupannya lagi. Namun katanya lagi, “Demi kebahagiaan kita di masa mendatang, marilah kita bersama-sama berkabung untuk suami Anda selama tiga tahun lagi sebelum menikah,”

Setelah sembilan tahun tinggal bersama keluarga janda itu, sekarang anak-anak janda telah tumbuh besar. Katanya, “Tugas saya telah selesai, perkenankan saya meninggalkan Anda untuk melanjutkan perjalanan.”

Sementara itu si samana sulung tidak puas dengan komentar seorang guru, yang setelah diceritakan mengenal sikap adiknya, hanya berkata, “Dia tidak jauh dari Buddha.

-oOo-




Tidak ada komentar:

Posting Komentar